Pemahaman Mengenai Shell Short

Shell Sort (Metode Shell)


 
  
       Metode ini disebut juga dengan metode pertambahan menurun (diminishing increment). Metode ini dikembangkan oleh Donald L. Shell pada tahun 1959, sehingga sering disebut dengan Metode Shell Sort. Metode ini mengurutkan data dengan cara membandingkan suatu data dengan data lain yang memiliki jarak tertentu, kemudian dilakukan penukaran bila diperlukan. Proses pengurutan dengan metode Shell dapat dijelaskan sebagai berikut : 
      Pada proses berikutnya, digunakan jarak (N / 2) / 2 atau N / 4. Data pertama dibandingkan dengan data dengan jarak N / 4. Apabila data pertama lebih besar dari data ke N / 4 tersebut maka kedua data tersebut ditukar. Kemudian data kedua dibandingkan dengan jarak yang sama yaitu N / 4. Demikianlah seterusnya hingga seluruh data dibandingkan sehingga semua data ke-j lebih kecil daripada data ke-(j + N / 4).
      Pada proses berikutnya, digunakan jarak (N / 4) / 2 atau N / 8. Demikian seterusnya sampai jarak yang digunakan adalah 
1.
    Algoritma metode Shell dapat dituliskan sebagai berikut :

1. Jarak = N
2. Selama (Jarak > 1) kerjakan baris 3 sampai dengan 9
3. Jarak = Jarak / 2. Sudah = false
4. Kerjakan baris 4 sampai dengan 8 selama Sudah = false
5. Sudah = true
6. j = 0
7. Selama (j < N – Jarak) kerjakan baris 8 dan 9
8. Jika (Data[j] > Data[j + Jarak] maka tukar Data[j],
   Data[j + Jarak].
   Sudah = true
9. j = j + 1



METODE PENGURUTAN (SHELL SORT)

     Metode ini disebut juga dengan metode pertambahan menurun (diminishing increment short). Metode ini dikembangkan oleh Donald L.shell pada tahun 1959,sehingga sering disebut dengan metode shell short.
     Metode ini mengurutkan data dengan cara membandingkan suatu data lain yang memiliki jarak tentu sehingga membentuk sebuah sub-list-, kemudian dilakukan penukaran apabila diperlukan.
Jarak yang dipakai didasarkan pada increment value atau sequence number K.Misalnya sequence number yang dipakai adalah 5,3,1. tidak ada pembuktianya disini bahwa bilangan tersebut adalah sequence number terbaik.
    Setiap sup-list berisi setiap element ke-K dari kumpulan element yang asli.
o Sebagai contoh :
Jika K=5 maka sub-list adalah sebagai berikut :
– s[0] s[5]     s[10]…
– s[1] s[6]     s[11]…
– s[2] s[7]     s[12]…
– dst
o Begitu juga K=3 maka sub-listnya adalah :
– s[0] s[3]     s[6]…
– s[1] s[4]     s[7]…
– dst




Related Posts
Previous
« Prev Post